Loading...

Masyarakat di Merauke Minta Seleksi CPNS 2018 Berbasis Online Dikaji Ulang

MERAUKE, TAJUKTIMUR.COM – Sejumlah masyarakat meminta Pemerintah pusat mengkaji kembali penerapan seleksi CPNS berbasis online, mengingat tidak semua wilayah di Papua dapat mengakses internet.

Seleksi CPNS berbasis online yang mulai dibuka tanggal 26 September 2018 secara terintegrasi dinilai dapat merugikan masyarakat yang berada di wilayah pinggiran kota.

Salah seorang masyarakat Merauke, Inon saat diwawancara RRI mengatakan seleksi CPNS berbasis online memiliki kelebihan diantaranya mencegah kecurangan namun juga memiliki kekurangan yang bisa merugikan masyarakat di beberapa wilayah yang tidak bisa mengakses internet serta banyak masyarakat yang belum mengetahui cara mengakses internet.

“Dalam seleksi CPNS 2018 untuk wilayah Papua khususnya di Kabupaten Merauke hendaknya di Iakukan secara online dan manual, sehingga wilayah yang tidak dapat mengakses internet dapat menggunakan sistim manual,” ungkap Inon Di Merauke, Kamis (20/9/2018).

Inon menghimbau Pemerintah pusat untuk mengkaji kembali pembatasan usia dalam seleksi CPNS 2018 agar masyarakat pencari kerja yang berusia di atas 35 tahun dan memiliki pendidikan memadai dapat mengikuti seleksi CPNS tahun 2018 ini.

Berita Lainnya
Papua Gunakan Sistem Noken dalam Pemilu 2019 JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Sebanyak 12 kabupaten di Papua, dalam pemilu 17 April mendatang masih men...
PMI Percepat Penanggulangan Bencana Banjir di Sentani JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Palang Merah Indonesia (PMI) berupaya mempercepat penanggulangan bencana ...
BSMI: Warga Sentani Masih Perlu Bantuan Hidup Dasar TAJUKTIMUR.COM, Sentani -- Korban banjir besar di Sentani, Papua masih membutuhkan bantuan kehidupa...
Ini Usulan Langkah Strategis Selesaikan Konflik Separatis di Papua JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Serangan kelompok separatis bersenjata di Papua kembali menelan korban 3 o...
KKB Kembali Menyerang, Ini Penjelasan Kapuspen TNI JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Sisriadi mengatakan pasukan ...
Kanal: Papua