Loading...

MK Putuskan Ateng Edowai/Hengky Pigai sebagai Bupati dan Wabub Terpilih Deiyai

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM – Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan Ateng Edowai/Hengky Pigai sah menjadi bupati terpilih Deiyai untuk masa kerja 2018-2023.

Keputusan ini ditetapkan pada Rabu (12/12/2018) pukul 10.54 Wib dalam sidang pleno oleh sembilan Hakim Konstitusi yaitu Anwar Usman selaku Ketua merangkap anggota bersama Aswanto, I Dewa Gede Palguna, Wahiduddin Adams, Saldi Isra, Manahan M.P. Sitompul, Arief Hidayat, Suhartoyo dan Enny Nurbanigsih masing-masing sebagai anggota.

“Menolak eksepsi Termohon dan Pihak Terkait untuk seluruhnya. Menolak permohonan Pemohon untuk seluruhnya,” demikian bunyi putusan Sidang Pleno tersebut.

Bupati terpilih Deiyai, Ateng Edowai menyatakan syukur dan terima kasih kepada hakim Mahkamah Konstitusi dan seluruh pihak termasuk juga kepada dua pasangan calon.

“Atas nama tim saya dan masyarakat Deiyai mengucapkan terima kasih. Selanjutnya saya mengundang teman teman paslon yang telah menerima kekalahannya dan mengakui kemenangan saya, mari bergandeng tangan bahu membahu untuk membangun bersama kabupaten Deiyai daerah tercinta ini,” ungkap Bupati Terpilih Ateng Edowai dalam pertemuan dengan wartawan di Jakarta, Kamis (13/12/2018).

Menurut Ateng Edowai membangun suatu daerah tidak seperti membalik telapak tangan, namun butuh proses, butuh waktu, dan butuh tenaga.

“Terutama teman-teman paslon nomor urut 2 dan nomor urut 3 dan nomor urut 4, lebih khusus nomor urut 4, karena negeri Deiyai adalah negeri kita bersama, rumah kita bersama, daerah kita bersama dan mari sama -sama kita membangun Deiyai,” jelas Ateng.

Ateng Edowai menambahkan, tidak ada agenda khusus bagi keluarga atas kemenangan dirinya di sidang gugatan Pilkada tersebut. Namun dirinya akan mengutamakan agenda masyarakat dalam menjalankan program kerjanya di lima tahun masa kerjanya itu.

“Saya lebih mengutamakan masyarakat, daripada kepentingan pribadi dan keluarga,” tambah Ateng Edowai.

Adapun agenda usai pelantikan nanti,  Bupati terpilih Ateng Edowai merencanakan syukuran bersama masyarakat baik secara adat, agama maupun juga secara pemerintahan.

Sidang gugatan Pilkada Deiyai dilakukan menyusul Pemungutan suara ulang PSU pada 16 Oktober 2018, dimana  kemenangan Ateng/Hengky dinyatakan oleh ketiga Paslon tidak sah. Pada PSU tersebut, calon Independen nomor urut 1, Ateng Edowai – Hengki Pigai meraih 19.300 suara,  kemudian pasangan Keni Ikomou-Abraham Tekege meraih 7.552, pasangan Dance Takimai-Robert Dawapa 15.230 dan pasangan Inarius Douw – Anaklektus Doo meraih 18.916 suara.

Berita Lainnya
Papua Gunakan Sistem Noken dalam Pemilu 2019 JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Sebanyak 12 kabupaten di Papua, dalam pemilu 17 April mendatang masih men...
PMI Percepat Penanggulangan Bencana Banjir di Sentani JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Palang Merah Indonesia (PMI) berupaya mempercepat penanggulangan bencana ...
BSMI: Warga Sentani Masih Perlu Bantuan Hidup Dasar TAJUKTIMUR.COM, Sentani -- Korban banjir besar di Sentani, Papua masih membutuhkan bantuan kehidupa...
Ini Usulan Langkah Strategis Selesaikan Konflik Separatis di Papua JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Serangan kelompok separatis bersenjata di Papua kembali menelan korban 3 o...
KKB Kembali Menyerang, Ini Penjelasan Kapuspen TNI JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Sisriadi mengatakan pasukan ...
Kanal: Papua