Loading...

Netralitas ASN Papua Diapresiasi

JAYAPURA (TAJUKTIMUR.COM) — Penjabat Sementara Gubernur Papua Soedarmo mengapresiasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah provinsi setempat terus menjaga netralitasnya dengan tidak terlibat dalam politik praktis.

“Berdasarkan laporan dari pihak penyelenggara pilkada serentak yakni KPU dan Bawaslu, hingga kini tidak ada satupun ASN yang ditemukan terlibat dalam politik praktis dan ini merupakan hal yang luar biasa,” ujar mantan Pelaksana Tugas Gubernur Aceh tersebut di Jayapura, Selasa.

Menurut Soedarmo, di provinsi lain sudah ditemukan adanya ASN yang terlibat politik praktis sehingga untuk di Papua harus dipertahankan sikap netral para pegawai pemerintah ini.

“Netralitas ASN ini harus dipertahankan agar pelaksanaan pilkada serentak 2018 dapat berjalan aman,” kata purnawirawan TNI yang kini juga menjabat sebagai Dirjen Politik, Hukum dan Pemerintahan pada Kementerian Dalam Negeri tersebut.

Dia mempersilakan kepada ASN untuk menggunakan hak pilihnya dan memilih pasangan calon yang sesuai dengan hati nurani masing-masing.

“Yang terpenting pula, ASN tidak mengajak atau memengaruhi pegawai atau masyarakat lain untuk memilih salah satu pasangan calon,” ujarnya.

Berita Lainnya
PMI Percepat Penanggulangan Bencana Banjir di Sentani JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Palang Merah Indonesia (PMI) berupaya mempercepat penanggulangan bencana ...
BSMI: Warga Sentani Masih Perlu Bantuan Hidup Dasar TAJUKTIMUR.COM, Sentani -- Korban banjir besar di Sentani, Papua masih membutuhkan bantuan kehidupa...
Ini Usulan Langkah Strategis Selesaikan Konflik Separatis di Papua JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Serangan kelompok separatis bersenjata di Papua kembali menelan korban 3 o...
KKB Kembali Menyerang, Ini Penjelasan Kapuspen TNI JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Sisriadi mengatakan pasukan ...
Tiga TNI tewas dalam kontak tembak dengan KKB di Nduga JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Tiga anggota TNI yang tergabung dalam Satgas Nanggala dilaporkan tewas da...
Kanal: Papua