Loading...

Panwaslu Biak Numfor Tempatkan 360 pengawas TPS

BIAK, TAJUKTIMUR.COM — Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Biak Numfor, Papua, akan menempatkan 360 petugas khusus pengawas di tempat pemungutan suara (TPS) pada pemilihan kepala daerah serentak (pilkada) 27 Juni 2018.

Komisioner Panwaslu Biak Divisi Penindakan dan Hukum Kasim Abdul Hamid MH di Biak, Jumat, mengatakan ratusah petugas pengawas TPS bertugas untuk mengawasi penyelenggaraan pemungutan suara pilkada hingga proses rekapitulasi perolehan suara.

“Petugas pengawas TPS telah diberikan pelatihan dan pembekalan teknis sebagai bekal dalam menjalankan tugas di lapangan pada hari `H` 27 Juni 2018,” ungkap Kasim abdul Hamid didampingi komisioner Panwaslu Mandowen menanggapi pengawasan Pilkada serentak Biak.

Kasim mengatakan dalam melaksanakan tugas di lapangan, pengawas TPS dituntut untuk memiliki militansi dan integritas karena mereka merupakan salah satu unsur penting untuk suksesnya Pilkada serentak di Kabuaten Biak Numfor.

“Anggota pengawas TPS saya harapkan bekerja untuk mengedepankan militansi dan integritas, karena mereka memiliki tanggung jawab yang mulia agar Pilkada Biak Numfor berjalan damai, aman, lancar, demokrasi dan sukses,” harapnya.

Kasim menyebut tahapan pemungutan dan penghitungan suara di TPS merupakan tahapan penting dalam pemilu, yang membutuhkan peran pengawas agar berjalan lancar dan aman.

Ia juga mengatakan paradigma pengawasan pemilu saat ini sudah berubah, karena jika dulu pengawasan dianggap berhasil apabila banyak menemukan pelanggaran,maka kini lebih pada pencegahan pelanggaran.

Menyinggung pengawasan terhadap kemungkinan pelanggaran selama tahapan kampanye dilakukan tigas pasangan calon bupati dan wakil bupati telah berjalan lancar sesuai dengan jadwal dari KPU Biak.

Komisioner Panwaslu Kasim menegaskan untuk setiap kasus pelanggaran tahapan Pilkada serentak 2018 ditangani Panwaslu akan ditindak sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku.

“Proses penindakan untuk setiap pelaku pelanggaran tahapan pilkada akan ditindaklanjuti Panwaslu dengan melakukan pemeriksaan saksi-saksi terkait serta pengumpulan barang bukti di lapangan untuk kepentingan proses persidangan di pengadilan,”katanya.

Tiga pasangan calon akan bertarung di pilkada serentak 27 Juni 2018 yakni pasangan nomor 1 Andreas Msen/Justinus Noriwari (senior/calon perseorangan), Paslon Nomor 2 calon petahana Herry Ario Naap-Nehemia Wospakrik (Herry-Nehem) diusung koalisi PDIP, Golkar,Hanura dan PBB.

Serta pasangan calon Nomor 3 Nicodemus Ronsumbre-Akmal Bachri (koalisi Biak bangkit bersatu Demokrat, Nasdem, PPP, PKB dan PAN)

 

Berita Lainnya
Sigit Sosiantomo Ajak Kader PKS Jatim Menangkan Gus Ipul-Puti Pada Pilgub Jatim 2018 SURABAYA, TAJUKTIMUR.COM – Anggota Komisi V DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) , Sigit Sosiantomo mengajak seluruh kader PKS di Jawa Timur (...
Polisi Belum Ketahui Pelaku Penembakan Pesawat di Kenyam JAYAWIJAYA, TAJUKTIMUR.COM —- Kapolres Jayawijaya AKBP Yan Reba mengakui pihaknya belum mengetahui pelaku penembakan pesawat twin otter milik Demonim ...
KPU: Empat Kabupaten di Papua Belum Laporkan DPS Pemilu 2019 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM —- Sebanyak empat dari 29 kabupaten/kota di Provinsi Papua belum melaporkan daftar pemilih sementara (DPS) untuk Pemilu 2019. ...
Lebih dari 60 Ribu Massa Hadiri Kampanye Akbar MK-Maju BACAN, TAJUKTIMUR.COM -- Ribuan massa yang datang dari berbagai kecamatan di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara, tumpah ruah ...
Hanya Restui MK-Maju, Presiden PKS: Minimal 45 Persen di Halsel! BACAN, TAJUKTIMUR.COM -- Presiden PKS menegaskan bahwa PKS hanya merestui pasangan Muhammad Kasuba - Madjid Husen (MK-Maju) untuk maju sebagai calon G...
Kanal: Papua Pilkada