Loading...

Pemkab Biak Numfor Gelar Bursa Inovasi Desa

BIAK, TAJUKTIMUR.COM – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor menggelar bursa inovasi desa sebagai media belajar untuk memperoleh informasi pemberdayaan dalam membangun masyarakat di kampung.

“Tujuan pelaksanaan bursa inovasi desa adalah menginformasikan rencana kegiatan penyelenggaraan, pengelolaan pengetahuan inovasi desa, P2KTD kepada OPD terkait dan pemangku kepentingan lainnya,” kata Asisten III Sekda Biak Andarias Franky Lameky membuka acara Bursa Inovasi Desa Biak 2018, kemarin.

Bursa Inovasi Desa harus menjadi forum dalam menyebarkan sekaligus saling tukar inisiatif serta inovasi dalam proses pembangunan di desa.

Melalui kegiatan Bursa Inovasi Desa, menurut Andarias, merupakan bagian dari Program Inovasi Desa, diharapkan dapat lebih meningkatkan daya kreativitas masyarakat dalam mengelola potensi alam sekitarnya.

Tujuan lain Bursa Inovasi Desa, diharapkan dapat menjadi jembatan guna memenuhi kebutuhan pemerintah desa akan solusi dan inisiatif kegiatan pembangunan desa dalam rangka penggunaan dana desa yang lebih efektif.

“Program Inovasi Desa merupakan inovasi dalam praktik pembangunan dan pertukaran pengetahuan, yang dipetik dari realitas atau hasil kerja desa-desa atau pekon dalam melaksanakan kegiatan pembangunan,” ungkap Asisten III Sekda Andarias Lameky.

Ia menyebut program inovasi desa merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mewujudkan nawacita dalam RPJMN 2015-2019 pemerintahan kabinet kerja Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla yakni membangun dari pinggiran desa.

Tujuan bursa Inovasi desa, menurut Andarias, untuk meningkatkan kapasitas desa sesuai Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, dalam mengembangkan rencana dan pelaksanaan pembangunan desa secara berkualitas.

“Bursa inovasi desa juga bisa mengangkat potensi daerah untuk diolah bernilai ekonomi bagi kebutuha keluarga,”harapnya.

Sementara itu, Plt Kadis Pemberdayaan Masyarakat Kampung Biak Setyo Budi mengakui dengan bursa inovasi desa akan menjadi sarana pengembangan potensi sumber daya daerah untuk memberikan penerimaan retribusi dan masyarakat lokal Papua.

“Bursa Inovasi Desa selain melakukan pemaparan materi tanya jawab serta kegiatan pameran produk pelaku usaha kecil menengah dan koperasi,”ujarnya.

Pelaksanaan bursa inovasi desa diikuti 500 peserta perwakilan kepala distrik, kepala kampung/kelurahan serta stand pendamping kampung.

Berita Lainnya
Papua Gunakan Sistem Noken dalam Pemilu 2019 JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Sebanyak 12 kabupaten di Papua, dalam pemilu 17 April mendatang masih men...
PMI Percepat Penanggulangan Bencana Banjir di Sentani JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Palang Merah Indonesia (PMI) berupaya mempercepat penanggulangan bencana ...
BSMI: Warga Sentani Masih Perlu Bantuan Hidup Dasar TAJUKTIMUR.COM, Sentani -- Korban banjir besar di Sentani, Papua masih membutuhkan bantuan kehidupa...
Ini Usulan Langkah Strategis Selesaikan Konflik Separatis di Papua JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Serangan kelompok separatis bersenjata di Papua kembali menelan korban 3 o...
KKB Kembali Menyerang, Ini Penjelasan Kapuspen TNI JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Sisriadi mengatakan pasukan ...
Kanal: Papua