Loading...

Pemkab Jayawijaya Programkan Nikah Massal Secara Adat

WAMENA, TAJUKTIMUR.COM —- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Provinsi Papua, memprogramkan kegiatan nikah massal secara adat dengan melibatkan 100 pasangan suami dan istri.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jayawijaya, Alpius Wetipo, di Wamena, Jumat, mengatakan peserta nikah itu seluruhnya akan menggunakan pakaian adat Jayawijaya.

Disbudpar Jayawijaya sedang membangun koordinasi dengan 40 kepala distrik di Jayawijaya agar mendata warga yang belum menikah untuk dimasukkan sebagai peserta nikah secara adat.

Pernikahan massal secara adat Jayawijaya itu dilaksanakan bersamaan dengan rangkaian pembukaan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) 2018.

“Kita ada kerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Jayawijaya untuk melakukan pernikahan massal ini. Kegiatannya akan dilakukan pada saat pembukaan FBLB,” katanya.

Selain pernikahan massal yang direncanakan itu akan melibatkan masyarakat asli Jayawijaya, pemerintah juga memberikan kesempatan kepada penduduk asal daerah lain yang sudah tinggal dan menetap di Jayawijaya agar terlibat sebagai peserta.

Karena pernikahan akan dilakukan secara adat Jayawijaya, maka para peserta non asli yang terlibat nanti diharuskan untuk mengenakan pakaian adat Jayawijaya saat pernikahan.

Karena nikah massal secara adat merupakan yang pertama kali akan dilakukan, Pemkab Jayawijaya berencana memasukan kegiatan tersebut dalam Museum Rekor Indonesia (MURI).

“Bupati Jayawijaya secara resmi akan menyerahkan akta nikah bagi pasangan yang mengikuti nikah massal secara adat tersebut,” katanya.

Walau belum ada peserta yang mendaftar, Disbudpar Jayawijaya memastikan intensif mendorong agar nikah massal secara adat bisa dilaksanakan.

Berita Lainnya
Papua Gunakan Sistem Noken dalam Pemilu 2019 JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Sebanyak 12 kabupaten di Papua, dalam pemilu 17 April mendatang masih men...
PMI Percepat Penanggulangan Bencana Banjir di Sentani JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Palang Merah Indonesia (PMI) berupaya mempercepat penanggulangan bencana ...
BSMI: Warga Sentani Masih Perlu Bantuan Hidup Dasar TAJUKTIMUR.COM, Sentani -- Korban banjir besar di Sentani, Papua masih membutuhkan bantuan kehidupa...
Ini Usulan Langkah Strategis Selesaikan Konflik Separatis di Papua JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Serangan kelompok separatis bersenjata di Papua kembali menelan korban 3 o...
KKB Kembali Menyerang, Ini Penjelasan Kapuspen TNI JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Sisriadi mengatakan pasukan ...
Kanal: Papua