Loading...

Pemkab Lanny Jaya akan Deportasi Pembuat Minuman Keras

WAMENA, TAJUKTIMUR.COM — Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua, berencana mendeportasi 12 orang pendatang ke daerah asal mereka, setelah kedapatan menjual minuman keras.

Sekretaris Daerah Lanny Jaya Christian Sohilait ketika dihubungi dari Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Jumat, mengatakan belasan orang itu diamankan pada awal Juni 2018.

Hari pertama ditangkap empat orang, selanjutnya diarak mengelilingi pusat ibu kota Kabupaten Lanny Jaya, dan pada hari kedua ditangkap delapan orang lagi di tempat berbeda, saat bermain judi sambil mengkonsumsi minuman keras.

“Sesuai komitmen Pemerintah Lanny Jaya, pelaku penjual minuman keras ini dibawa keliling Kota Tiom, dan mereka harus meninggalkan Lanny Jaya bersama dengan keluarganya. Namun yang utama mereka harus menjalani proses hukumnya terlebih dahulu,” ungkapnya.

Dari belasan pengedar dan konsumen minuman keras oplosan yang ditangkap itu, satu orang di antaranya merupakan aparatur sipil negara (ASN) Lanny Jaya dan akan diberikan sanksi tegas.

Kapolres Lanny Jaya AKBP Tonny Ananda mengatakan pelaku penjual minuman keras masih ditahan untuk menjalani proses hukum.

Penjualan minuman keras di Lanny Jaya memang dilarang oleh pemerintah, dan kapolres mengakui penjualan minuman beralkohol masih terjadi namun dilakukan secara sembunyi-sembunyi.

“Kami rencanakan setelah mereka menjalani proses hukumnya, maka mereka akan dideportasi dari Lanny Jaya dan tidak boleh lagi kembali ke Tiom,” katanya.

Berita Lainnya
KPU: Empat Caleg DPR Papua Tidak Memenuhi Syarat JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua menyatakan empat dari total 792 orang bakal calon anggota legislatif (bacaleg) D...
Gempa Bumi 5 SR Guncang Jayawijaya JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Gempa bumi berkekuatan 5,0 SR mengguncang Kabupaten Jayawijaya, Papua. Gempa tidak berpotensi tsunami. Berdasarkan infor...
Minyak Kayu Putih Biak Merambah Pasar Manokwari BIAK, TAJUKTIMUR.COM - Minyak kayu putih "Farkin" produksi kelompok petani hutan Kofarwis Rimba Jaya Kabupaten Biak Numfor, Papua, merambah ke pasar k...
KPU Biak Numfor Tambah 128 TPS Baru BIAK, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Biak Numfor, Papua, akan menambah 128 tempat pemungutan suara (TPS) baru untuk Pemilu 201...
KPU Yalimo: Tidak ada Caleg eks Koruptor WAMENA, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Yalimo, Papua, memastikan tidak ada calon anggota legislatif eks narapidana koruptor da...
Kanal: Papua