Loading...

Pendukung JWW-Habel Minta Bawaslu proses Temuan Kecurangan Pilgub Papua

JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM —- Pendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 2 Jhon Wempi Wetipo-Habel Suwae JWW-Habel meminta Bawaslu memproses berbagai temuan yang dilaporkan terkait dugaan kecurangan pada pilkada gubernur di Papua.

“Bawaslu Papua diharapkan menindaklanjutin laporan dugaan kecurangan, dan melakukan investigasi khususnya di wilayah Mepago dan Lapago, ” kata Sekretaris tim pemenangan pasangan calon Jhon Wempi Wetipo-Habel Suwae, Nathan Pahabol kepada wartawan seusai keluar dari ruang tempat pelaksanaan pleno KPU Papua dengan agenda rekapitulasi perhitungan suara di Jayapura, Minggu.

Ia mengatakan timnya tidak hanya melaporkan berbagai kecurangan dan pelanggaran yang terjadi khususnys selama pencoblosan tanggal 27 Juni lalu, tetapi juga menyertakan laporan tersebut dengan foto dan rekaman video.

Paslon nomor urut 2 itu merasa sangat dirugikan akibat adanya gerakan untuk memenangakan paslon tertentu dengan cara-cara yang melawan aturan hukum. pemilihan,

Pada pembukaan rapat pleno KPU Papua dengan agenda rekapitulasi hasil penghitungan suara pilgub, Nathan Pahabol sempat membacakannya surat pernyataan kemudian diserahkan ke Ketua KPU Bapua Theodorus Kossay dan Ketua Bawaslu Papua Metu Infandi. Surat pernyataan dari paslon JWW-HMS terdiri atas enam poin diantaranya meminta KPU Papua menunda rapat pleno rekapitulasi karena masih ada kabupaten yang belum selesai seperti Kabupaten Jayawijaya.

Tim memiliki alat bukti keberatan diantaranya tidak dilaksanakannya Kabupaten Yahukimo hingga rekapitulasi suara dengan sepihak dilakukan petuga PPD maupun panwas tidak pada tempatnya.

Terjadinya pencoblosan surat suara oleh oknum kepala kampung hari dan tanggal pencoblosan tanggal 26 Juni malam di Kabupaten Yalimo, adanya rekomendasi Panwas Kabupaten Nduga perihal tidak dilaksanakannya pemilihan dan rekapan perolehan suara hanya dilakukan PPD serta terjadinya aksi pengusiran disertai kekerasan aparat kepolisian terhadap saksi dan tim kampanye paslon JWW-HMS di Tolikara.

Selain itu, terjadi perampasan logistik dan rekapitulasi perolehan suara yang dilakukan oleh Bupati Mmaberamo Tengah, kata Nathan Pahabol seraya menambahkan tim memiliki bukti baik foto maupun video.

Rapat pleno KPU Papua dengan agenda rekapitulasi perhitungan suara pilgub tetap dilanjutkan sesuai jadwal dengan dikawal ketat anggota polisi.

Pilgub Papua diikuti dua paslon yakni paslonLukas Enembe-Klemen Tinal dan paslon Jhon Wempi Wetipo-Habel Suwae, dengan jumlah pemilih sebanyak 3,4 juta orang.

Berita Lainnya
Polres Jayawijaya fasilitasi perdamaian antarkelompok Warga Bentrok antar warga di dijalan Trans Wamena-Kurulu Kampung Mulima distrik Yalengga, Wamena kabupaten Jayawijaya, Senin(1/10/2018). (foto: pasificpos)   WAMENA, T...
Bawaslu: 32.000 Karyawan Freeport Terancam tidak ikut Pemilu 2019 JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Anggota Bawaslu Papua Ronald Manoach mengatakan sekitar 32 ribu karyawan PT Freeport Indonesia terancam tidak memilih dalam Pemilu 2019 karena ...
Pemkab Biak Numfor Larang Pejabat OPD Keluar Daerah BIAK, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Biak Numfor, Papua, melarang pejabat pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) keluar daerah selama persiapan sidang...
TNI Gelar Pengobatan Massal di Tingginambut PUNCAK JAYA, TAJUKTIMUR.COM - Tim Pembinaan Masyarakat TNI/Polri bersama dengan Kodim 1714/Puncak Jaya menggelar bakti sosial berupa pengobatan massal dan pembagian paket...
Polda Papua Kirim Tim Kesehatan ke Sulteng JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Kepolisian Daerah (Polda) Papua mengirimkan tim kesehatan dan trauma healing atau psikologi untuk membantu warga Palu, Sigi, dan Donggala, di S...
Kanal: Papua Pilkada