Loading...

Pilgub Papua di Asmat Berlangsung di 276 TPS

ASMAT, TAJUKTIMUR.COM —- Pemilihan gubernur (Pilgub) Papua di Kabupaten Asmat pada Rabu 27 Juni 2018 diselenggarakan di 276 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar pada 221 kampung (desa) dari 19 distrik (kecamatan).

Anggota Divisi Teknis KPU Kabupaten Asmat Leonardus Ale mengatakan pihaknya telah menurunkan komisioner dan petugas untuk melakukan pemantauan di 19 distrik. Dilaporkan, pelaksanaan Pilgup Papua berlangsung di semua TPS

“Belum ada laporan bahwa ada TPS yang tidak bisa melaksanakan pemilihan, semua terlaksana. Hingga saat ini kami masih memantau,” kata Leo.

Berdasarkan hasil pemantauan sementara KPU di Distrik Agats, diakui tingkat partisipasi masyarakat untuk ikut pemilihan gubernur masih rendah.

Menurut dia, hal itu dikarenakan sejumlah faktor. Pertama karena sebagian besar masyarakat, khususnya warga pendatang yang mudik lebaran ke kampung halamannya belum kembali ke Agats.

“Di Agats ini begitu sudah, kalau liburan, banyak warga yang belum kembali, mereka masih di kampungnya,” kata dia.

Faktor kedua terkendala pemilih tetap yang tidak memiliki alamat lengkap. Petugas KPPS melaporkan bahwa mereka tidak bisa mengantar undangan memilih (C6) karena tidak mengetahui alamat lengkap pemilih.

“Di KTP tertera alamat di Kampung Bis Agats, tapi orangnya tinggal di RT dan jalan mana tidak diketahui. Lalu warga ada yang pindah, misalnya sesuai KTP alamatnya di Bis Agats, tapi yang bersangkutan sudah pindah di Kampung Mbait, sebaliknya begitu,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi rendahnya partisipasi masyarakat, kata Leo, pihaknya menggunakan sistem jemput bola. Di mana petugas KPPS dan PPD melakukan pengumuman keliling dari rumah ke rumah agar pemilih segera mendatangi TPS.

“Petugas keliling pakai megapon, mengumumkan dan memanggil pemilih. Sehingga kalau yang sudah ada nama di DPT, tapi belum terima C6, bisa langsung ke TPS,” ujarnya.

Ia menambahkan jumlah pemilih sesuai DPT sebanyak 69.110 jiwa. Sementara surat suara yang didistribusikan ke KPU Asmat sebanyak 73.110 lembar.

“Kelebihannya 1.900 lembar dan yang rusak 43 lembar. Ini sudah dimusnahkan tadi,” katanya.

Berita Lainnya
Bawaslu: 32.000 Karyawan Freeport Terancam tidak ikut Pemilu 2019 JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Anggota Bawaslu Papua Ronald Manoach mengatakan sekitar 32 ribu karyawan PT Freeport Indonesia terancam tidak memilih dalam Pemilu 2019 karena ...
Pemkab Biak Numfor Larang Pejabat OPD Keluar Daerah BIAK, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Biak Numfor, Papua, melarang pejabat pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) keluar daerah selama persiapan sidang...
TNI Gelar Pengobatan Massal di Tingginambut PUNCAK JAYA, TAJUKTIMUR.COM - Tim Pembinaan Masyarakat TNI/Polri bersama dengan Kodim 1714/Puncak Jaya menggelar bakti sosial berupa pengobatan massal dan pembagian paket...
Polda Papua Kirim Tim Kesehatan ke Sulteng JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Kepolisian Daerah (Polda) Papua mengirimkan tim kesehatan dan trauma healing atau psikologi untuk membantu warga Palu, Sigi, dan Donggala, di S...
Polres Paniai Siap Amankan PSU di Deiyai JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Polres Paniai siap mengamankan pemungutan suara ulang (PSU) di dua distrik di Kabupaten Deiyai, Papua, yang dijadwalkan pada Selasa (16/10). ...
Kanal: Papua