Loading...

PLN Gelar Ekspedisi Papua Terang

JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menggandeng berbagai lembaga seperti lima perguruan tinggi diantraanya UI, ITB, UGM, ITS dan UNCEN, serta TNI AD, dan LAPAN mewujudkan dan meningkatkan aksesbilitas masyarakat Papua untuk mendapatkan listrik atau dalam program Papua Terang.

PLN menggelar Ekspedisi Papua Terang ada lebih dari 500 orang yang terdiri dari mahasiswa dari 5 PTN, akademisi, pegawai PLN yang menjadi relawan, TNI AD dan LAPAN yang akan disebar ke 415 desa dari 5 posko yang dituju, yaitu: Posko Jayapura, Posko Wamena, Posko Nabire, Posko Timika, dan Posko Merauke.

Tim Ekspedisi Papua Terang ini akan membantu PLN untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Papua dan menjalankan survei yang mencakup survei data desa, survei potensi energi baru dan terbarukan, serta survei pembangunan sistem kelistrikan desa. Hasil dari kegiatan ini menjadi masukan bagi PLN untuk mengakselerasi pembangunan kelistrikan di Papua berdasarkan potensi dan kearifan lokal di masing-masing lokasi.

Direktur Human Capital Management PLN Muhamad Ali berpesan kepada seluruh peserta agar tetap semangat untuk berkontribusi membangun negeri.

“Semoga seluruh tim dapat menyelesaikan tugas tepat waktu serta kembali dengan selamat tidak kurang suatu apapun. Semoga keberanian dan ketulusan rekan-rekan menjadi ladang kebaikan dan bagian dari kontribusi kolektif mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera,” ujar Ali.

Sementara itu, Pembantu Rektor III Universitas Cendrawasih Jonathan Kiwasi Waroromi merasa bangga karena mahasiswa dan akademisi dapat ikut berpartisipasi membangun negeri. “Ini semacam terobosan dan inovasi bagi kami. Ini hal besar karena seluruh komponen bangsa perlu dilibatkan. Kami melihat ini merupakan hal yang positif karena mahasiswa dan PTN sebagai penggerak bukan hanya penonton. Saya terharu melihat banyak anak-anak muda yang terlibat. Kami ucapkan terima kasih bagi pemerintah dan PLN karena adanya program ini semoga berguna bagi seluruh rakyat Papua dan Indonesia,” kata Jonathan.

PLN mengaku terus berupaya untuk meningkatkan rasio elektrifikasi serta melistriki desa-desa yang belum berlistrik, termasuk di Indonesia Bagian Timur. Salah satunya, Bumi cendrawasih ini ditargetkan dapat terlistriki oleh PLN hingga 99 persen di 2019.

Saat ini, kondisi kelistrikan Papua dan Papua Barat, memiliki daya mampu pembangkit sebesar 358,41 MW dengan beban puncak 294,24 MW, transmisi sepanjang 218 kms dan gardu induk berkapasitas 144 MVA.

Jumlah desa di Papua dan Papua Barat adalah 4.535 desa dan terus mengalami pemekaran desa. Untuk rasio desa berlistrik di Papua dan Papua Barat saat ini adalah 30,39 persen.

Paling tidak, ada sekitar 1.200 desa yang akan dilistriki PLN di Papua dan Papua Barat pada tahun ini di mana di antaranya adalah 415 desa yang akan disurvei oleh peserta Ekspedisi Papua Terang.

Berita Lainnya
PJN Belum Proteksi Kawasan Longsor di Jalan TransPapua WAMENA, TAJUKTIMUR.COM - Pelaksana Jalan Nasional (PJN) I Jayapura, Provinsi Papua, belum memproteks...
1300 Personil Gabungan Siap Amankan Kunjungan Presiden di Merauke MERAUKE, TAJUKTIMUR.COM - Sebanyak 1.300 Personil gabungan dipersiapkan untuk pengamanan V-V-I-P kun...
Kemendikbud Dorong Pemberantasan Buta Aksara di Papua ASMAT, TAJUKTIMUR.COM - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mendorong partisipasi pe...
Kapolda Papua Berikan Penghargaan kepada 20 Personel Brimob JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin memberikan penghargaan kepada 20 ...
Pemkab Mimika akan Bayar Utang kepada Kontraktor TIMIKA, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, akan membayar utang kepada PT ...
Kanal: Papua