Loading...

Polisi Telusuri Penggerak Demo di KPU Mimika

MIMIKA (TAJUKTIMUR.COM) — Kepolisian Resor Mimika, Papua segera memeriksa orang-orang yang menggerakkan massa untuk melakukan unjuk rasa di Kantor KPU dan DPRD Mimika untuk mempertanyakan keabsahan ijazah salah satu kandidat bupati.

Kapolres Mimika AKBP Victor Dean Mackbon mengatakan unjuk rasa disertai dengan pemasangan spanduk-spanduk yang menyudutkan pasangan calon tertentu dapat memicu bentrok antarmassa pendukung calon bupati-wakil bupati Mimika.

“Kami akan periksa siapa yang menggerahkan massa dan menyuruh tempel -tempel spanduk-spanduk itu. Jangan memancing kekisruhan. Kami juga mengimbau masyarakat, jangan mau diperalat dan diprovokasi untuk kepentingan tertentu,” kata Kapolres Mimika di Timika, Selasa (16/1).

AKBP Victor mengatakan tahapan Pilkada Mimika sudah berjalan dan semua pihak harus menaati semua ketentuan hukum terkait dengan penyelenggaraan pesta demokrasi itu.

Namun semenjak penutupan pendaftaran bakal paslon bupati-wakil bupati Mimika pada 10 Januari 2018, sudah dua kali terjadi aksi unjuk rasa sekelompok masyarakat.

Hal itu, katanya, membuat situasi politik di Mimika semakin memanas, bahkan cenderung mengarah ke tindakan anarkis.

Saat unjuk rasa sekelompok warga di Kantor DPRD Mimika pada Senin (15/1), sempat terjadi insiden pemukulan terhadap seorang warga oleh massa yang berunjuk rasa.

Kejadian itu bermula saat warga tersebut nekad mencopot spanduk yang dipajang pengunjuk rasa di halaman pagar Kantor DPRD Mimika.

“Saya tegaskan, cukup dua kali ada spanduk yang menyudutkan pihak lain seperti di Kantor KPU dan Kantor DPRD. Selanjutnya kami akan selidiki siapa yang menyuruh melakukan itu. Jangan melakukan demo kemudian memancing keributan dengan pihak lain. Kalau ada yang memicu permasalahan baru, maka kami akan tegas,” ujar Victor.

(hfd/ttcom)

Berita Lainnya
BSMI: Warga Sentani Masih Perlu Bantuan Hidup Dasar TAJUKTIMUR.COM, Sentani -- Korban banjir besar di Sentani, Papua masih membutuhkan bantuan kehidupa...
Ini Usulan Langkah Strategis Selesaikan Konflik Separatis di Papua JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Serangan kelompok separatis bersenjata di Papua kembali menelan korban 3 o...
KKB Kembali Menyerang, Ini Penjelasan Kapuspen TNI JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Sisriadi mengatakan pasukan ...
Tiga TNI tewas dalam kontak tembak dengan KKB di Nduga JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Tiga anggota TNI yang tergabung dalam Satgas Nanggala dilaporkan tewas da...
Polda Papua tetapkan Jafar Umar Thalib tersangka perusakan di Koya JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Direktorat Reserse dan Kriminal Umum Polda Papua menetapkan Jafar Umar Th...
Kanal: Papua Pilkada