Loading...

Ribuan Karyawan Freeport Gugat BPJS Kesehatan

TIMIKA, TAJUKTIMUR.COM — Ribuan karyawan mogok PT Freeport Indonesia dan perusahaan subkontraktornya mengajukan gugatan “class action” terhadap Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan atas pemblokiran secara sepihak kepesertaan mereka dalam program perlindungan sosial bidang kesehatan.

Perwakilan karyawan mogok PT Freeport Tri Puspital di Timika, Jumat, mengatakan dalam berkas gugatan yang didaftarkan di PN Jakarta Pusat, Kamis (3/5) itu, terdapat tiga institusi yang digugat yaitu BPJS Kesehatan Pusat, BPJS Kesehatan Kabupaten Mimika dan PT Freeport Indonesia.

“Gugatan ‘class action’ dibagi dalam dua kelompok yaitu mewakili sekitar 4.000 pekerja PT Freeport Indonesia, perusahaan privatisasi dan kontraktor beserta keluarganya. Kemudian, mewakili sekitar 12 orang pekerja PT Freeport Indonesia, perusahaan privatisasi dan kontraktor beserta anggota keluarganya yang meninggal dunia karena layanan BPJS Kesehatannya dinonaktifkan secara tidak sah dan melawan hukum,” jelas Tri Puspital.

Karyawan mogok menuntut para tergugat membayar ganti rugi materil maupun imateril sebesar Rp118.827.949.400.000.

Tri Puspital mengatakan para tergugat secara bersama-sama dan melawan hukum telah dengan sengaja menonaktifkan kepesertaan BPJS Kesehatan kepada ribuan karyawan PT Freeport dan perusahaan subkontraktornya yang menggelar mogok kerja sejak 1 Mei 2017.

Tindakan menonaktifkan kepesertaan BPJS Kesehatan itu, menurut Tri Puspital, bahkan dilakukan sebelum adanya keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap terkait status pemutusan hubungan kerja (PHK) ribuan karyawan mogok.

Sekalipun para karyawan mogok telah dinyatakan PHK oleh perusahaan tempat mereka bekerja, namun sebagai warga negara mereka masih aktif menerima layanan BPJS Kesehatan, sebagaimana ketentuan Pasal 21 UU No 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional.

Mogok kerja sekitar lebih dari 8.000 karyawan PT Freeport dan perusahaan subkontraktornya terjadi sejak April-Mei 2017.

Berita Lainnya
Okupansi Hotel di Papua Turun Saat Ramadhan JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM -- Pengurus Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Papua mengungkapkan tingkat hunian (okupansi) hotel saat R...
Pemkab Biak Numfor Segera Pasang Jaringan Internet Sistem LAN TIMIKA, TAJUKTIMUR.COM — Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Papua, segera memasang jaringan internet yang diakses menggunakan sistem Local Area Network...
Bank Sentral Indonesia-PNG Agendakan Pertemuan Bahas Kerja Sama JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM — Pejabat Bank Sentral Indonesia dan Papua Nugini (PNG) mengagendakan pertemuan guna membahas rencana kerja sama kedua belah ...
KPU Biak Numfor Siapkan 720 Kotak Suara BIAK, TAJUKTIMUR.COM — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Biak Numfor, Papua, menyiapkan sebanyak 720 kotak suara untuk digunakan di tempat pemungu...
20 Kepala Sekolah Janji Perbaiki Layanan Pendidikan di Mimika TIMIKA, TAJUKTIMUR.COM -- Sebanyak 20 kepala sekolah (kepsek) tingkat SD di Kabupaten Mimika, Papua, menandatangani naskah perjanjian untuk memperbaik...
Kanal: Papua