Loading...

Sidang Empat komisioner KPU Mimika di Jayapura

TIMIKA, TAJUKTIMUR.COM — Sidang perkara tindak pidana pemilu dengan tersangka empat komisioner KPU Mimika, Papua akan digelar di Pengadilan Negeri Kelas I A Jayapura dalam waktu dekat.

Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto di Timika, Jumat, mengatakan berkas Berita Acara Pemeriksaan (BAP) empat komisioner KPU Mimika, masing-masing yaitu T Ocepina Magal (ketua), Yoe Luis Rumaikewi, Alfrets Petupetu dan Derek Motte sudah dinyatakan lengkap (P-21) oleh Kejaksaan Tinggi Papua.

Sesuai tempat kejadian perkara (locus delicti), katanya, seharusnya persidangan para tersangka dilakukan di PN Kelas II Timika. Namun karena pertimbangan keamanan, maka persidangan para tersangka itu diusulkan untuk dipindahkan ke Jayapura.

“Kami sudan berkoordinasi dengan Kepala Kejaksaan Negeri Timika dan Ketua Pengadilan Negeri Timika. Kami akan buat surat ke Mahkamah Agung untuk mengusulkan pemindahan lokasi sidang para komisioner KPU Mimika ke Jayapura karena pertimbangan kondisi keamanan,” kata Agung.

Ia mengatakan kasus tindak pidana pemilu yang disangkakan terhadap empat komisioner KPU Mimika itu diusut oleh Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Provinsi Papua berdasarkan laporan dari salah satu pasangan calon Eltinus Omaleng-Johannes Rettob (OmTob), salah satu peserta Pilkada Mimika 2018.

Pasangan OmTob mengadukan empat komisioner KPU Mimika ke Bawaslu Provinsi Papua lantaran menganggap komisioner KPU Mimika menghalang-halangi hak mereka untuk maju dalam bursa Pilkada Mimika 2018.

Pasangan OmTob yang merupakan petahana Bupati Mimika itu dinyatakan tidak memenuhi syarat/TMS sebagai cabup-cawabup Mimika saat berlangsung rapat pleno penetapan paslon yang berhak mengikuti Pilkada 2018 bertempat di Hotel Grand Alison, Sentani, Jayapura, 18 Februari.

Atas keputusan itu, pasangan OmTob mengajukan gugatan ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara di Makassar, dimana dalam keputusannya pada 27 Maret lalu PT TUN Makassar mengabulkan seluruh gugatan pasangan OmTob.

Pasangan OmTob juga menilai komisioner KPU Mimika telah lalai dalam mengambil keputusan lantaran telah meloloskan empat pasangan calon perseorangan tanpa didukung dengan kelengkapan syarat dukungan yang memadai seperti form B-1/KWK perseorangan dan beberapa persyaratan administrasi lainnya yang menjadi syarat utama untuk mencalonkan/dicalonkan sebagai kepala daerah.

Pilkada Mimika 2018 diikuti lima pasangan calon yaitu pasangan Petrus Yanwarin-Alpius Edoway (nomor urut 1), pasangan Robertus Waraopea-Albert Bolang (nomor urut 2), pasangan Wilhelmus Pigai-Athanasius Allo Rafra (nomor urut 3), pasangan Maria Florida Kotorok-Yustus Way (nomor urut 5) dan pasangan Eltinus Omaleng-Johannes Rettob (nomor urut 6).

Adapun satu pasangan calon atas nama Hans Magal-Abdul Muis yang sebelumnya mendapat nomor urut empat telah didiskualifikasi oleh KPU Papua setelah Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menyatakan bahwa Abdul Muis yang pernah menjabat sebagai Bupati Mimika pada periode Mei-Desember 2013 tidak bisa dicalonkan sebagai wakil bupati.

Atas keputusan KPU Papua itu, pasangan Hans Magal-Abdul Muis (HAM) tengah menempuh upaya hukum di Bawaslu Provinsi Papua.

Berita Lainnya
Mimika Sport Centre Siap Digunakan untuk PON 2020 TIMIKA, TAJUKTIMUR.COM - Fasilitas Mimika Sport Centre yang mencakup stadion indoor, stadion outdoor...
Polisi Sita Puluhan Sepeda Motor Curian dari Rusunawa Waena JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Kepolisian Resor Jayapura Kota kembali menyita puluhan sepeda motor yang ...
Pemprov Papua Agendakan Pembahasan Pembagian Saham Freeport-Inalum JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Pemerintah Provinsi Papua rencananya akan menggelar pertemuan kembali gun...
Kapolres Mappi Sambangi Kampung Sumuraman JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Untuk sosialisai Pilkada damai pada pemilihan Legislatif dan Presiden 201...
Bawaslu Biak Numfor Larang Pemasangan APK di Angkutan Umum BIAK, TAJUKTIMUR.COM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Biak Numfor, Papua, melarang pemasa...
Kanal: Papua