Loading...

Sucofindo dorong Peningkatan Ekspor dari Papua

JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM – PT. Superintending Company of Indonesia (Sucofindo) berupaya mendorong peningkatan ekspor dari Provinsi Papua terutama dari sektor nontambang yang selama ini sangat mendominasi.

Kepala Cabang Sucofindo Timika, Muhammad Surahman, di Jayapura, Rabu menjelaskan Saat ini Sucofindo fungsinya di jasa “testing, inspection, certification” (TIC) untuk melakukan pengujian, sertifikasi, pelatihan dan konsultasi.

Ia menyebut saat ini di Papua Sucofindo sudah ikut serta memeriksa mutu produk dari barang yang akan di ekspor karena sudah ada kantor unit yang beroperasi di Jayapura.

“Dulunya kita masih mendatangkan inspektor dari Makassar atau Jakarta. Dengan adanya kantor di Jayapura diharapkan pelayanan bisa lebih cepat dan efektif dalam pembiayaan,” ujarnya.

Ia yang berbicara disela kegiatan “Peranan Pemerintah Daerah dan PT. Sucofindo Dalam Menggerakan Ekspor Impor Dari Papua” menyadari masih perlunya dilakukan sosialisasi mengenai tugas dan fungsi perusahaan tersebut.

Menurut dia ?masih banyak pihak yang belum mengetahui fungsi lain dari Sucofindo, yaitu fungsi penjaminan mutu mula sejak produk itu diproduksi sehingga dapat dipastikan saat barang sudah siap mutunya terjaga.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua, Max Olua memandang dengan telah hadirnya Sucofindo di Jayapura harus dimanfaatkan dengan mendorong produksi barang non tambang untuk bisa dijadikan komoditi ekspor.

“Sektor-sektor produksi harus dihidupkan, mulai dari perikanan, perkebunan hingga pertanian agar kita tidak hanya tergantung pada sektor pertambangan,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Direktur Keuangan Jamkrida Papua Edwin Jelmau yang menilai kehadiran Sucofindo mampu mendorong peningkatan aktifitas ekspor dari Jayapura.

Karenanya Jamkrida Papua menyatakan siap untuk membantu para pelaku usaha yang membutuhkan pembiayaan dari perbankan dengan memberikan jaminan kepada kredit yang diperlukan.

“Dengan adanya upaya meningkatkan ekspor dari Papua harus kita mulai dari pelaku usaha kecil menengah. Di situlah peran Jamkrida bisa memberikan akses kepada mereka untuk menerima pembiayaan dari bank,” kata dia.

Berita Lainnya
Papua Gunakan Sistem Noken dalam Pemilu 2019 JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Sebanyak 12 kabupaten di Papua, dalam pemilu 17 April mendatang masih men...
PMI Percepat Penanggulangan Bencana Banjir di Sentani JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Palang Merah Indonesia (PMI) berupaya mempercepat penanggulangan bencana ...
BSMI: Warga Sentani Masih Perlu Bantuan Hidup Dasar TAJUKTIMUR.COM, Sentani -- Korban banjir besar di Sentani, Papua masih membutuhkan bantuan kehidupa...
Ini Usulan Langkah Strategis Selesaikan Konflik Separatis di Papua JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Serangan kelompok separatis bersenjata di Papua kembali menelan korban 3 o...
KKB Kembali Menyerang, Ini Penjelasan Kapuspen TNI JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Sisriadi mengatakan pasukan ...
Kanal: Papua