Loading...

Terkait Pilkada Papua, KPU Kerja Sama dengan MRP-BNN-IDI dan HIMPSI

JAYAPURA (TAJUKTIMUR.COM) – Jayapura (Antaranews Papua) – KPU Provinsi Papua meneken Memorandum of Understanding (MoU) atau penandatanganan perjanjian kerja sama dengan pihak terkait yakni MRP, IDI, BNN dan HIMPSI guna pentahapan pilkada Papua 2018.

Penandatanganan perjanjian kerja sama itu dilakukan di Kantor KPU Provinsi Papua di Jalan Soa Siu, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Senin.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Timotius Murib, Ketia Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Papua dr Purwamotdjo Gunawan, Kepala BNN Papua yang diwakili oleh Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN, Kasman dan Ketua Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Wilayah Papua Yosefin Marike Watofa.

“Perjanjian kerja sama dengan pihak terkait ini guna pentahapan pilkada provinsi dan tujuh kabupaten, sebagaimana PKPU Nomor 3 Pasal 46,” kata Ketua KPU Provinsi Papua Adam Arisoy disela-sela kegiatan.

Menurut dia, KPU harus membangun keja sama dengan pemangku kepentingan terkait dalam hal pemeriksaan kesehatan dan keabsahan sebagai orang asli Papua kepada para bakal calon yang akan maju dalam pilkada gubernur dan para calon bupati/wakil bupati di tujuh kabupaten.

“Sebenarnya pelaksanaan perjanjian ini pada tanggal 7 Januari 2018, tapi karena ada suatu dan lain hal maka kami lakukan hari ini, bersamaan dengan pembukaan pendaftaran bakal calonm gubernur dan wakil gubernur,” katanya.

Terkait pemeriksaan kesehatan, Adam mengatakan sebagaimana aturan dalam PKPU, para bakal calon gubernur/wakil gubernur dan bupati/wakil bupati harus menjalani pemeriksaan di rumah sakit tipe A.

“Tetapi mengingat Papua yang cukup jauh, dalam juknis kita bisa gunakan RS tipe B yang mana jumlah dokter spesialisnya sebanyak 13 orang, jadi di RSUD Dok II Jayapura,” kata Adam.

Ketua IDI Wilayah Papua dr Purwamotdjo Gunawan mengatakan pihaknya segera melakukan rapat koordinasi tingkat provinsi, kabupaten dan RSUD Dok II Jayapura guna menindaklanjuti hasil MoU ini.

“Jadi, RSUD Dok II Jayapura saat ini adalah rumah sakit terlengkap di Jayapura dan sudah ditetapkan oleh Kementrian Kesehatan sebagai rumah sakit rujukan tingkat nasional, peralatan, dokter dan spesialiasi lengkap untuk di Papua, pemeriksaan nanti disini,” kata Gunawan.

Sementara itu, Ketua Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Wilayah Papua Yosefin Marike Watofa mengatakan siap bersinergi dengan IDI dan BNN dalam pentahapan pilkada tingkat provinsi dan kabupaten.

“Aspek pemeriksaan yang akan kami lakukan mengenai kecerdasan, sikap sosial dan harapan-harapan yang akan dilakukan, teknisnya tes psikologi itu ada tiga tahap dan tes wawancara,” katanya.

(dwisan/ttcom)

Berita Lainnya
BSMI: Warga Sentani Masih Perlu Bantuan Hidup Dasar TAJUKTIMUR.COM, Sentani -- Korban banjir besar di Sentani, Papua masih membutuhkan bantuan kehidupa...
Ini Usulan Langkah Strategis Selesaikan Konflik Separatis di Papua JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Serangan kelompok separatis bersenjata di Papua kembali menelan korban 3 o...
KKB Kembali Menyerang, Ini Penjelasan Kapuspen TNI JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Sisriadi mengatakan pasukan ...
Tiga TNI tewas dalam kontak tembak dengan KKB di Nduga JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Tiga anggota TNI yang tergabung dalam Satgas Nanggala dilaporkan tewas da...
Polda Papua tetapkan Jafar Umar Thalib tersangka perusakan di Koya JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Direktorat Reserse dan Kriminal Umum Polda Papua menetapkan Jafar Umar Th...
Kanal: Papua Pilkada