Loading...

Capres Jokowi: Jangan Mempertentangkan HAM dan Pendidikan Hukum

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM – Calon Presiden petahana Joko Widodo mengatakan supaya antara penegakan hukum dan isu HAM tidak dipertentangkan dalam debat putaran pertama di Hotel Bidakara Jakarta, Kamis.

“Penindakan hukum yang sesuai dengan prosedur itu bukan pelanggaran HAM, misalnya penahanan terhadap tersangka,” ujar Jokowi.

Penahanan tersangka memang merampas kemerdekaan seseorang, tetapi penegakan hukum itu bertujuan untuk melindungi masyarakat, jelas Jokowi.

Jokowi kemudian memberi contoh terkait dengan penahanan tersangka kasus korupsi, tetapi hal itu dilakukan supaya tersangak tidak melakukan barang bukti atau melarikan diri.

“Jika ada penegakan hukum yang melanggar prosedur, ya silahkan ada mekanisme yang bisa ditempuh lewat praperadilan misalnya,” kata Jokowi.

Pernyataan Jokowi tersebut didukung oleh pasangannya Calon Wakil Presiden Maaruf Amin.

Berita Lainnya
Survei IndEX: Elektabilitas PDI-P Turun JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Survei terbaru lembaga survei Indonesia Elections and Strategic (IndEX) Re...
KPU Sosialisasi Pemilu Bagi BKMT Raja Ampat WAISAI, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Bara...
Ini Pesan Damai Sohibul Iman di Tahun Politik JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman menghadiri a...
Pakar: Jokowi-Prabowo Pilih ‘Main Aman’ di Debat Capres SURABAYA, TAJUKTIMUR.COM - Pakar komunikasi politik asal Universitas Airlangga Suko Widodo menilai k...
Bawaslu Kota Sorong Sosialisasi Pengawasan Pemilu SORONG, TAJUKTIMUR.COM - Bawaslu Kota Sorong, Provinsi Papua Barat menggelar kegiatan sosialisasi pe...
Kanal: Pemilu