Loading...

Pendaftar Bakal Caleg di KPU Teluk Wondama Masih Kosong

MANOKWARI, TAJUKTIMUR.COM — Daftar bakal calon legislatif di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, hingga saat ini masih kosong.

Tahapan pendaftaran bakal calon anggota DPRD, DPRRI dan DPD sudah dibuka sejak sembilan hari lalu. Dilansir Antara, Jumat (13/7) kemarin, belum ada satupun partai politik yang datang ke kantor KPU Teluk Wondama menyerahkan daftar Caleg yang akan diusung pada Pemilu tahun 2019.

Bedasarkan daftar di kantor KPU setempat, tercatat hanya sejumlah pengurus Parpol yang datang untuk berkonsultasi terkait syarat pencalonan. Pihak KPU Teluk Wondama juga belum menerima konfirmasi dari Parpol terkait rencana kedatangan mereka.

Pelaksana Tugas Ketua KPU Teluk Wondama Christine R. Rumkabu, Jumat, menyatakan, masa pendaftaran tersisa 4 hari. Parpol diimbau segera mengisi sistem informasi pencalon (Silon) dan menyerahkan ke KPU.

Pihaknya berharap parpol tidak menunggu hingga hari terakhir pendaftaran yakni pada 17 Juli mendatang, agar tidak tidak terjadi penumpukan.

“Kalau semua tertumpuk pada injury time pada 17 Juli itu boleh, asalkan semua persyaratan lengkap. Jika tidak lengkap bisa jadi masalah, itu kami khawatirkan,” kata Christine.

Ia menekankan, seluruh pimpinan Parpol memperhatikan secara rinci. Jika ada Parpol yang tidak memenuhi syarat pencalonan KPU akan menolak berkas yang diserahkan.

Christine mengingatkan batas waktu verifikasi dan perbaikan berkas pencalonan hanya satu hari, yakni pada 18 Juli 2018.

“Kita cuma diberi waktu satu hari untuk verifikasi dan perbaikan. Karena itu akan lebih baik jika pendaftaran bacaleg dilakukan jauh hari sebelum tahap pendaftaran ditutup.

“Proses verifikasi itu dari tanggal 5 sampai 18 Juli. Ini ada ruang untuk perbaikan tapi hanya satu hari, jadi mepet sekali,“ kata Komisioner KPU Provinsi Papua Barat Devisi SDM dan Partisipasi Masyarakat tersebut.

Informasi yang dihimpun Antara, sebagian besar bakal caleg di daerah ini masih mengurus dokumen persyaratan, antara lain surat keterangan bebas narkoba dan surat keterangan dari pengadilan. Pengurusan dokumen tersebut harus dilaksanakan di Manokwari.

Berita Lainnya
Pakar: Jokowi-Prabowo Pilih ‘Main Aman’ di Debat Capres SURABAYA, TAJUKTIMUR.COM - Pakar komunikasi politik asal Universitas Airlangga Suko Widodo menilai k...
Bawaslu Kota Sorong Sosialisasi Pengawasan Pemilu SORONG, TAJUKTIMUR.COM - Bawaslu Kota Sorong, Provinsi Papua Barat menggelar kegiatan sosialisasi pe...
KPU: Debat Kedua Pilpres Lebih Lancar JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman, mengatakan pelaksanaan d...
Kepala Bappenas: Debat kedua lebih sentuh masalah substansial JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjoneg...
Disinggung Soal Kepemilikan Lahan, Prabowo: itu adalah HGU milik negara JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengakui kepemilikan sejumla...
Kanal: Papua Barat Pemilu