Loading...

Prabowo-Sandi: Sinkronisasi Aturan Hukum

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM – Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga ingin melakukan sinkronisasi aturan demi mengatasi tumpang tindihnya aturan perundangan.

“Kami akan berdayakan badan pembinaan hukum nasional, perkuat pakar-pakar hukum terbaik untuk siknronisasi, penyelarasan sehingga undang-undang di pusat tidak bertabrakan dengan undang-undang di daerah ini memang sulit pekerjaan besar tapi harus tahu sistem hukum di Indonesia,” kata Prabowo Subianto di gedung Bidakara Jakarta, Kamis.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menjawab pertanyaan pertama dari moderator.

“Kepastian hukum penting bagi warga pelaku usaha tapi banyak peraturan perundangan tumpang tindih, apa strategi untuk menyelesaikan masalah tersebut?” tanya Ira Koesno.

“Antisipasi publik juga penting, libatkan ahli universitas daerah dan pusat, karena banyak produk hukum diterbitan Pemda dan DPRD, dan akan dipimpin oleh pemimpin utama presiden dan wakil presiden, akan memastikan sinkronisasi untuk menghadirkan kepastian hukum,” jawab Sandiaga.

Menurut Sandiaga, hukum seharusnya bukan hanya untuk orang kaya tapi bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Peluang untuk seluruh investasi, negara kaya raya menyisakan banyak masalah, peluang usaha susah didapat karena ketidakpastian hukum,” ungkap Sandiaga.

Ia menegaskan bahwa di bawah pemerintahan Prabowo-Sandi hukum akan disinkronkan dan kepastian hukum akan dipastikan.

“Investasi, kesejahteraan masyarakat, kami pastikan akan di bawah Indonesia menang, Prabowo-Sandi Indonesia adil-makmur,” tegas Sandiaga.

Komisi Pemilihan Umum menyelenggarakan debat pertama pasangan calon presiden dan wakil presiden Pemilu 2019 yang mengangkat tema hukum, HAM, korupsi dan terorisme.

Berita Lainnya
Sandiaga: Kami Berkomitmen untuk tidak Mengambil Gaji se-rupiah pun JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto – Sandiaga Uno me...
Aa Gym: Prabowo-Sandi Pilihan Hati JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - KH Abdullah Gymanstiar memberikan dukungan untuk capres dan cawapres nomor...
Lembaga Penyiaran Diminta Ikuti Aturan Main di Masa Tenang Pemilu 2019 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Memasuki hari masa tenang Pemilu 2019, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) me...
Habib Rizieq Shihab Sampaikan 10 Alasan Prabowo-Sandi Disambut Rakyat JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) menyampaika...
Papua Gunakan Sistem Noken dalam Pemilu 2019 JAYAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Sebanyak 12 kabupaten di Papua, dalam pemilu 17 April mendatang masih men...
Kanal: Pemilu