Loading...

Survei Indikator: Paslon Jokowi-Ma’ruf Amin Belum Aman

JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM – Masa kampanye pemilihan presiden telah resmi dimulai, namun peta kekuatan politik pasangan calon rupanya belum ada perubahan signifikan. Itu terlihat dari hasil temuan survei Indikator Politik Indonesia pada 1-6 September 2018.

Hasilnya, pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin masih unggul dengan perolehan 57,7 persen suara. Sedangkan rivalnya, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno masih berada dikisaran 32,3 persen. Sementara itu yang tidak mau menjawab sebesar 9 persen dan Golput sebesar 1 persen.

Namun, Direktur Eksekutif Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi menyebutkan, posisi Jokowi-Ma’ruf masih belum aman. Sebab waktu masa kampanye politik pilpres masih sangat lama.

“Elektabilitas Jokowi-Ma’ruf tinggi tapi masih masuk kategori belum aman mengingat pilpres masih 7 bulan lagi,” kata Burhan di Jalan Cikini V, Jakarta, Rabu (26/9).

Lebih lanjut, Burhan mengatakan, saat ini kemungkinan pemilih untuk melakukan perubahan pun masih lumayan besar. Menurutnya, masih ada seperempat pemilih yang masih mungkin berubah pikiran (swing voters).

“Di antara warga yang sudah punya pilihan, sekitar 25 persen pilihannya masih besar atau sangat besar kemungkinan berubah,” pungkasnya.

Berita Lainnya
Menkopolhukam Minta Kepala Daerah Bersinergi Sukseskan Pemilu GORONTALO, TAJUKTIMUR.COM - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) ...
Angin Puting Beliung Terjang Kabupaten Sukabumi SUKABUMI, TAJUKTIMUR.COM - Bencana angin puting beliung yang terjadi di wilayah Kecamatan Cicantayan...
Survei IndEX: Elektabilitas PDI-P Turun JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Survei terbaru lembaga survei Indonesia Elections and Strategic (IndEX) Re...
Gerindra-PKS Sepakati Dua Nama Calon Wakil Gubernur DKI JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pertai Gerindra dan PKS DKI telah menyepakati dua nama cawagub DKI penggan...
KPU Sosialisasi Pemilu Bagi BKMT Raja Ampat WAISAI, TAJUKTIMUR.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Bara...
Kanal: Nasional Pemilu