Loading...

Ini Komentar Kaspersky Soal Peretasan Aplikasi Uber

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) – Head of Anti-Malware Research Team di Kapersky Vyacheslav Zakorzhevsky menyatakan insiden serangan siber terbaru terhadap Uber menjadi bukti lain bahwa saat ini para penjahat siber memfokuskan dan mengarahkan usaha penyerangan mereka lebih kepada perusahaan besar ataupun perusahaan yang bisa memberikan banyak keuntungan bagi mereka. Ditambah akhir-akhir ini tren ini terus meningkat.

“Bila insiden pelanggaran data seperti ini terjadi maka penting untuk diingat agar jangan pernah meremehkan konsekuensi yang ditimbulkannya, terlebih konsekuensi yang terkait dengan informasi pribadi yang bisa jatuh ke tangan penyusup,” tutur Vyacheslav Zakorzhevsky di Jakarta, Kamis (23/11) kemarin.

Karena data yang diakses oleh penyusup kelak dapat digunakan untuk serangan lebih lanjut terhadap pengguna, dengan menyebarkan malware atau jenis spionase siber. Sebagai contoh, penyerang bisa menjual database curian yang berisi informasi pribadi di pasar gelap, dimana terdapat permintaan yang tinggi akan hal ini.

“Tahun ini kami melihat adanya peningkatan aktivitas kejahatan siber yang menargetkan aplikasi mobile ride-sharing yang populer. Layanan semacam itu akan tetap menjadi target yang menarik karena kredensial dan data sensitif yang mereka miliki. Akses terhadap informasi ini dapat menyebabkan kerusakan yang lebih besar bagi pengguna namun memiliki manfaat yang tinggi bagi para penjahat,” imbuhnya.

Karena itu, lanjutnya, ia sangat menyarankan agar para pengguna memperhatikan pesan masuk yang dikirim melalui e-mail atau SMS.

“Jangan klik tautan yang mencurigakan dan hindari pemasangan aplikasi dari sumber yang tidak dikenal. Kaspersky Lab juga menyarankan penggunaan solusi keamanan yang andal,” katanya.

(dwisan/ttcom)

Berita Lainnya
Ini Penjelasan Soal Instagram kehilangan hingga ribuan pengikut dalam semalam JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pengguna Instagram di seluruh dunia menemukan kenyataan bahwa jumlah pengi...
WhatsApp akan Hentikan Layanan untuk HP Jadul JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Tepatnya 1 Februari 2020, WhatsApp akan menghentikan layanan untuk telepo...
Facebook Hapus Ratusan akun Penyebar Berita Palsu JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Facebook mengatakan telah menghapus ratusan akun Facebook dan Instagram se...
Microsoft Hentikan Dukungan Windows 10 Mobile JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Era smartphone bersistem operasi Windows atau yang biasa disebut Windows P...
YouTube hentikan ‘share’ otomatis ke Twitter dan Google+ JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pengguna dan pembuat konten YouTube mulai 31 Januari ini tidak akan bisa l...
Kanal: Tekno