Loading...

Kelebihan Dan Kekurangan Windows 10 (Bagian 2)

JAKARTA (TAJUK TIMUR.COM) — Merasa sudah tahu kelebihan Windows 10 yang begitu banyak, jangan terburu-buru mengatakan “sayonara” kepada Windows lawasmu dan segera ingin mengupgrade ke Windows 10. Ada baiknya kamu tahu “kelemahan” Windows 10. Jangan sampai kamu menyesal dikemudian hari, dan ingin rollback (kembali) ke sistem windows lawasmu.

Kekurangan Windows 10

1. (Terlalu) Sering Update

Melalui Windows 10, Microsoft kini tidak memandang Windows sebagai software, melainkan berupa layanan (Windows-as-a-Service). Artinya tidak seperti Windows versi sebelumnya yang diupdate beberapa tahun sekali, serta ada patch tuesday yang rutin dirilis sebulan sekali, Windows 10 tidak demikian.

Update Windows 10 tidaklah begitu terjadwal. Kapanpun Microsoft mau update, maka akan dirilis update. Kapanpun Microsoft merasa ada fitur yang perlu untuk dirilis, maka akan dirilis. Microsoft sudah menyatakan bahwa dalam setahun akan ada 2x update mayor dengan perubahan besar, sedangkan dalam sebulan bisa jadi lebih dari 2x update dan patch dirilis.

Meskipun bisa kamu matikan secara manual, tetapi update ini tetap bersifat “memaksa”. Karena update-an ini bisa dipastikan ada kaitannya dengan peningkatan performa. Jadi jika masih ingin menggunakan Windows 10 dengan fitur dan dukungan penuh, mau tidak mau kamu juga harus terus update. Intinya: “hidup bersama Windows 10 berarti hidup bersama update yang tak berkesudahan”.

2. Boros Kuota Internet

Efek dari update yang terlalu sering adalah borosnya kuota internet. Dibandingkan versi Windows sebelumnya, Windows 10 ini merupakan OS yang paling boros kuota. Dua kali setahun kamu bakal mendapati update mayor, dimana masing-masing update akan menghabiskan sekitar 2.5GB – 4GB kuota. Belum lagi yang update bulanan (beberapa kali setiap bulannya), dengan masing-masing update bervariasi dari puluhan hingga ratusan MB.

Itu baru dari sisi update. Windows 10 terus melakukan sinkronisasi dengan cloud, bahkan juga mengirim berbagai data telemetry ke Microsoft. Semuanya menggunakan kuota dan bagi kamu pengguna internet berkuota, mungkin ini bisa jadi masalah.

3. Gonta-ganti Experience

Setelah sebelumnya 1x setahun, Microsoft sudah mencanangkan akan merilis update mayor sebanyak 2x setahun. Di tiap update tidak hanya ada fitur baru, tetapi juga ada perubahan besar dibandingkan di seri update sebelumnya, termasuk UI dan UX.

Posisi opsi dan pengaturan terus berubah. Tampilan dan experience juga terus berubah. Belum lagi di tiap update akan ada fitur baru, yang mungkin masih asing jika kamu tidak rutin mengikuti kabar seputar Windows 10.

Meskipun perubahan ini bagus dan mengarah ke evolusi yang lebih baik, beberapa diantara kamu mungkin (bagi yang jarang membaca perkembangan Windows 10 melalui web ataupun blog) akan cukup kebingungan dan keteteran dengan sangat cepatnya perubahan di Windows 10 ini.

4. Seolah Tidak Pernah Final

Berbeda dengan Windows versi sebelumnya yang memiliki versi final dan selanjutnya hanya berupa update serta service pack saja, Windows 10 tidak demikian. Sebagai sebuah layanan (Windows-as-a-Service), Windows 10 tidak akan pernah final. Masukan-masukan dari para pengguna windows 10 di seluruh dunia (terutama yg tergabung dalam program insider) menjadi bahan pertimbangan pengembangan Windows ke depan.

Akan selalu ada fitur baru yang dirilis, perubahan yang ditanamkan, serta polesan disana-sini.

Microsoft bahkan menyatakan tidak ada lagi versi Windows setelah Windows 10. Artinya Windows 10 ini sendiri akan terus berevolusi, terus berubah setiap waktu, tanpa mengenal kata final

5. Aplikasi Windows Store Belum “Banyak”

Belum banyak bukan berarti “jumlah” yang masih sedikit, melainkan hadirnya berbagai aplikasi desktop populer ke Windows Store. Sampai saat ini mayoritas aplikasi powerful masih berupa aplikasi klasik (win32), dan belum banyak yang beralih ke Windows Store. Ini artinya salah satu keunggulan Windows 10, yaitu Store, masih belum terasa secara optimal. Tentu saja hal ini akan berubah seiring berjalannya waktu dan semakin banyaknya pengguna Windows 10. Namun untuk saat ini, hal ini masih menjadi salah satu kekurangan dari Windows 10.

Nah, itulah daftar kelebihan dan kekurangan Windows 10 menurut WinPoin. Semoga membantu kamu yang sedang galau ingin melakukan upgrade ataukah tidak.

Saran Tajuk Timur

Jika kamu adalah gamer dengan hardware terkini dan suka memainkan game-game baru yang keren, upgrade-lah ke Windows 10. Jangan ragu!

Jika kamu menggunakan internet dengan kecepatan mumpuni dan kuota melimpah, dalam artian internet tidaklah menjadi masalah, upgrade-lah ke Windows 10. Jangan ragu!

Jika kamu pengguna PC berlayar touchscreen, entah itu laptop, tablet, ataupun hybrid, Windows 10 adalah sistem operasi terbaik untuk kamu. upgrade-lah ke Windows 10. Jangan ragu!

Selebihnya, kamu bisa pertimbangkan saja manfaat dan kerugian jika kamu upgrade ke Windows 10 berdasarkan poin-poin kelebihan dan kekurangan Windows 10 diatas. Jika lebih banyak manfaatnya silakan upgrade, tetapi jika masih lebih banyak rugi nya, menunda upgrade juga tidak masalah.

Jika kamu punya pendapat lain tentang kelebihan Windows 10, atau bahkan kekurangan Windows 10 yang masih terlewatkan dari daftar diatas, silakan langsung saja dituliskan di kolom komentar. Siapa tahu bisa bermanfaat bagi pengguna lain yang masih galau untuk upgrade ke Windows 10 atau tidak.

(wp/bri)

Berita Lainnya
WhatsApp Tingkatkan antarmuka Panggilan Grup di iOS JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Aplikasi perpesanan punya Facebook, WhatsApp, belum lama ini merilis versi...
Pengguna PS 4 Diblokir Gara-Gara Username SARA JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Seorang pengguna PlayStation 4 di tengah kebingungan karena tiba-tiba tida...
Alat Penerjemah Bahasa Isyarat ITB Menang di Korea BANDUNG, TAJUKTIMUR.COM - Tim gabungan dari mahasiswa ITB dan Gwangju University memperoleh pengharg...
Gara-Gara Bug, Password Instagram Sempat Bocor JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Instagram memperingatkan sejumlah pengguna bahwa kata kunci akun mungkin s...
Google Maps Miliki Fitur Mengirim Pesan JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Google mempermudah pemilik usaha untuk mengaktifkan Profil Bisnis pada pla...
Kanal: Tekno