Loading...

Pertama Di Dunia, Pameran Teknologi Pengendalian Hama Hadir di Indonesia

JAKARTA (TAJUKTIMUR.COM) – Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (ASPPHAMI) bekerjasama dengan PT Media Artha Sentosa (MAS) akan menggelar ‘Pest Academy 2017’. Event ini merupakan konferensi dan pameran inovasi teknologi industri pengendalian hama pertama yang terbesar di dunia.

Ketua Umum ASPPHAMI, Boyke Arie Pahlevi mengatakan, selain dapat menjadi wadah interaksi dan pertemuan diantara para pelaku industri pengendalian hama dan pemangku kepentingan lainnya, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana dalan pertukaran inovasi teknologi terkini dalam industri pengendalian hama.

“Para pelaku usaha pengendalian hama di seluruh Indonesia kita dorong untuk lebih profesional di bidangnya dan mau mengikuti perkembangan inovasi teknologi terkini pengendalian hama,” ujar Boyke saat konferensi pers di Menara Kadin, Jakarta, Kamis (5/10/2017).

Menurut Boyke, semua pemangku kepentingan dalam industri pengendalian hama di Indonesia akan berkumpul dalam Pest Academy 2017.

“Tidak hanya bagi kalangan agribisnis atau pertanian saja, tetapi kami juga ingin membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pengendalian hama di lingkungan industri secara umum, perkantoran hingga pemukiman yang berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat,” terang Boyke.

Sementara itu, Direktur Media Artha Sentosa (MAS), Teddy Halim mengungkapkan bahwa Pest Academy 2017 merupakan penyelenggaraan konferensi dan pameran pengendalian hama yang pertama kalinya digelar di Indonesia.

Menurutnya, konferensi tersebut akan dihadiri oleh ratusan orang peserta yang terdiri dari seluruh anggota ASPPHAMI, praktisi pengendalian hama dan vektor, peneliti dan akademisi, pemerintah pusat maupun daerah, instansi dan lembaga pemerintah terkait, pengguna jasa pengendalian hama dari berbagai sektor industri hingga para pemasok peralatan pestisida.

“Kita juga akan melibatkan para pembicara dan peserta pameran dari amerika, jepang, australia, china, singapura, malaysia dan lainnya,” ujar Teddy.

Teddy menyebutkan, saat ini setidaknya sudah terdaftar lebih dari 20 peserta pameran yang akan memamerkan inovasi pengendalian hama. Tidak hanya perusahaan produsen pestisida tetapi juga produsen peralatan dan teknologi juga turut ambil bagian dalan pameran pest academy.

Teddy memproyeksikan jumlah pengunjung dalam gelaran Pest Academy 2017 ini sekitar 1.000 pengunjung bisnis. “Kami harapkan gekaran Pest Academy 2017 membawa dampak positif bagi kemajuan industri pengendalian hama dan tingkat kesadaran masyarakat terhadap hama,” kata Teddy.

Pest academy 2017 akan digelar selama tiga hari yakni 18-20 oktober 2017 di Balai Kartini, Jakarta. Selain konferensi yang akan menghadirkan para pembicara yang kompeten di bidang pengendalian hama, Pest Academy juga akan diramaikan oleh sebagian besar peserta pameran yang menampilkan inovasi teknologi mutakhir dalam pengendalian hama.

(and/ttcom)

Berita Lainnya
Evan Williams, Pendiri Twitter mundur JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Salah satu pendiri dan pimpinan eksekutif Twitter, Evan Williams, mengundu...
Ini Penjelasan Soal Instagram kehilangan hingga ribuan pengikut dalam semalam JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Pengguna Instagram di seluruh dunia menemukan kenyataan bahwa jumlah pengi...
WhatsApp akan Hentikan Layanan untuk HP Jadul JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Tepatnya 1 Februari 2020, WhatsApp akan menghentikan layanan untuk telepo...
Facebook Hapus Ratusan akun Penyebar Berita Palsu JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Facebook mengatakan telah menghapus ratusan akun Facebook dan Instagram se...
Microsoft Hentikan Dukungan Windows 10 Mobile JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Era smartphone bersistem operasi Windows atau yang biasa disebut Windows P...
Kanal: Tekno