Loading...

Cakalang Presto Buatan Paris

MANOKWARI (TAJUKTIMUR.COM) Sangat melimpahnya hasil tangkapan nelayan Manokwari, seperti ikan cakalang, perlu disikapi serius. Karena dapat berimbas pada menurunnya harga ikan cakalang akibat jumlahnya terlalu banyak. Selain itu nelayan kesulitan untuk memasarkan pada pasar yang terbatas. Salah satu solusinya adalah mengolah ikan cakalang menjadi jenis makanan siap saji sehingga tangkapan nelayan dapat terserap oleh industri rumah tangga.

Oleh karenanya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Manokwari menggelar Kegiatan Terapan Teknologi Tepat Guna (TTG) bekerjasama dengan Yayasan PKBM Bina Mandiri Manokwari pada hari Rabu-Kamis (19-20/09). Kegiatan ini melibatkan sekelompok mama-mama asli Papua yang tinggal di PARIS, Pasar Ikan Sanggeng.  Harapannya agar produksi ikan cakalang yang melimpah dapat dikemas menjadi Cakalang Presto yang menarik minat masyarakat. Juga dapat memberdayakan mama-mama Papua, yang sebagian besar adalah Ibu Rumah Tangga, untuk memperoleh tambahan penghasilan.

Ibu Riyah Suprihati, dari Yayasan Bina Mandiri Manokwari, mengungkapkan bahwa kegiatan pelatihan ini sudah dilaksanakan di tiga tempat di Manokwari. Setiap tempat melibatkan 7-10 mama-mama untuk dilatih dan dibina. “Kami sudah melaksanakan pembinaan selama tiga bulan terakhir dan Paris merupakan lokasi terakhir. Kenapa harus Cakalang Presto? Karena jumlah ikan cakalang sangat banyak di Manokwari sehingga memudahkan kita untuk diolah. Lalu apabila dipresto maka tulang-tulang ikan akan melunak dan akan lebih mudah dikonsumsi. Rasanya juga tidak kalah dengan produk sejenis lainnya,” ujarnya.

Salah satu penggiat pemberdayaan masyarakat, Maikel Kondologit, hadir pada pelatihan ini. Ia memotivasi para mama-mama untuk bersemangat belajar hal-hal baru. Menurutnya dengan memberdayakan masyarakat setempat maka komoditi lokal dapat digunakan untuk meningkatkan ekonomi rumah tangga. Sehingga kesejahteraan dapat tercapai.

“Ini masih proses awal. Rencananya mama-mama Paris akan kami latih juga tentang pembukuan. Sehingga mereka paham tentang keuangan dan siap membuka usaha Cakalang Presto sendiri. Bila tidak ada halangan dalam dua minggu lagi Bapak Bupati akan melaunching produk ini agar dapat dikenal oleh masyarakat,” ungkapnya antusias.

Saat ini Cakalang Presto diberi harga Rp 15 ribu yang berisi dua ikan cakalang dan disertai bumbu cabe. Dikemas dalam plastik transparan yang diselimuti selembar daun pisang. Tahan selama tiga hari bila disimpan di dalam kulkas. Cakalang Presto tersedia di seputaran Pasar Ikan Sanggeng

Selain Cakalang Presto produk lain yang sedang dipasarkan adalah Brownies Sagu yang juga diolah oleh industri rumah tangga mama-mama Papua dan binaan Yayasan Bina Mandiri Manokwari. Bagi yang membutuhkan informasi lebih lanjut tentang dua produk di atas dapat menghubungi Bapak Mikael Kondologit di 081248640807. (Feb)

Berita Lainnya
NTB jadi Destinasi Wisata Halal Terfavorit di Anugerah Syariah Republika 2018 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terpilih sebagai tujuan wisata halal te...
Festival Pulau Hiri Tampilkan Kearifan Lokal Bahari TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Festival Pulau Hiri di Kota Ternate, Maluku Utara, pada awal Oktober 2018 ...
Keren! 8 Destinasi Indonesia Tebar Pesona di Changi Airports SINGAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Wonderful Indonesia semakin intens mempromosikan pariwisata luar negeri....
‘Mari baronda di Benteng Oranje Ternate’ TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Benteng Oranje didirikan pada tanggal 26 Mei 1607 oleh Cornelis Matclief d...
5 Makanan Halal dan Wajib Coba Asli Raja Ampat TAJUKTIMUR.COM -- Bila pergi ke Raja Ampat maka jangan lupa untuk menikmati wisata kuliner yang past...
Kanal: Wisata