Loading...

‘Mari baronda di Benteng Oranje Ternate’

TERNATE, TAJUKTIMUR.COM – Benteng Oranje didirikan pada tanggal 26 Mei 1607 oleh Cornelis Matclief de Jonge dan diberi nama Benteng Oranje oleh Francois Wiltlentt pada tahun 1609 pada masa Pemerintahan Sultan Mudaffar. Benteng oranje ini semula berasal dari bekas sebuah benteng tua yang dibangun oleh Bangsa Portugis dan dihuni oleh orang Melayu sehingga dberi nama Benteng Melayu. Terletak di pusat Kota Ternate tepatnya di Kelurahan Gamalama yang beralamat di Jalan Hasan Boesoeri, Ternate Tengah, Ternate, Maluku Utara. Dengan letak yang strategis tersebut menjadikan benteng ini semakin mudah untuk dikunjungi para wisatawan.

Kini Benteng Oranje telah beralih fungsi menjadi lokasi wisata sejarah di Ternate dan tempat nongkrong berbagai komunitas krearif Ternate. Dulu Benteng ini lokasinya berada tepat disamping laut dan kini telah berada di tengah kota karena adanya reklamasi dibagian depan benteng ini dibuat taman kota serta lokasi pertokoan.

Benteng Oranje ini terletak di pusat kota Ternate dengan kondisi fisik bangunan yang masih berdiri kokoh sampai saat ini. Pada tahun 1822 benteng ini juga pernah menjadi tempat pengasingan Sultan Badarudin II dari Palembang. Sehingga pada tahun 1852 Sultan Badarudin II meninggal dan dimakamkan di kecamatan Santiong. Benteng ini sangat berperan penting dengan di dukung letaknya di lokasi strategis, sehingga pada zaman dahulu terkenal dengan kemampuannya untuk menghadang musuh baik dari laut maupun darat.

 

Keberadaan Benteng Oranje saat ini mulai di tata oleh Pemerintah Kota Ternate sebagai salah satu obyek wisata sejarah di Kota Ternate. Bangunan ini di bangun menggunakan kombinasi batu karang, batu kali dan pecahan kaca, jadi tampak menarik, hingga kini pun sisa-sisa kemegahan benteng tersebut masih nampak.

Menariknya, jika Anda masuk dan melihat ke dalam Benteng Oranje. Maka, kalian bisa melihat bekas kediaman gubernur Belanda pada saat itu. Namun fungsinya kini telah berubah dan di alih fungsikan menjadi Kantor UPTD Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Kota Ternate. Tak hanya itu, anda bisa melihat keindahan sekitar benteng yang nampak sangat memukau dan mempesona.

Struktur sejarah yang kental pun masih terasa di wilayah benteng. Di pelataran depan benteng di bangun taman yang baru rampung pengerjaannya pada tahun 2015 lalu. Taman yang di lengkapi dengan air mancur, lampu hias, Tv Billboard serta nama benteng berukuran besar berwarna jingga, tentunya menambah daya tarik kawasan ini.

Penasaran dengan kawasan wisata ini? Ayo baronda ke Benteng Oranje!

Berita Lainnya
NTB jadi Destinasi Wisata Halal Terfavorit di Anugerah Syariah Republika 2018 JAKARTA, TAJUKTIMUR.COM - Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terpilih sebagai tujuan wisata halal te...
Festival Pulau Hiri Tampilkan Kearifan Lokal Bahari TERNATE, TAJUKTIMUR.COM - Festival Pulau Hiri di Kota Ternate, Maluku Utara, pada awal Oktober 2018 ...
Keren! 8 Destinasi Indonesia Tebar Pesona di Changi Airports SINGAPURA, TAJUKTIMUR.COM - Wonderful Indonesia semakin intens mempromosikan pariwisata luar negeri....
5 Makanan Halal dan Wajib Coba Asli Raja Ampat TAJUKTIMUR.COM -- Bila pergi ke Raja Ampat maka jangan lupa untuk menikmati wisata kuliner yang past...
Ini 10 Destinasi terbaik di Raja Ampat WAISAI, TAJUKTIMUR.COM - Raja Ampat dipercaya sebagai salah satu lokasi persinggahan pawai obor (Tor...
Kanal: Wisata